Desa Waetina : Peluncuran program Desa Sadar Kerukunan di Desa Waetina, Kecamatan Waelata, berlangsung khidmat pada tanggal 05 Oktober 2024 di Balai Desa Waetina.
Acara ini diwarnai dengan lantunan doa lintas agama yang dipimpin oleh pemuka agama dari berbagai kepercayaan, sebagai simbol kerukunan dan penghormatan antarumat beragama. Kecanatan Waetina Sabtu, (05/10/2024)
Doa lintas agama dipimpin oleh Ustadz sekaligus Imam Masjid Desa Waetina, Khafidin, mewakili umat Islam, sementara dari agama Kristen, doa dipimpin oleh Pendeta Yomima Wemay (Lehalima), dan mewakili agama Hindu, doa dilantunkan oleh Romo Pinandhita Narwanto.
Momen ini menjadi bukti nyata kerukunan yang terjalin kuat di tengah masyarakat Desa Waetina.
Dalam wawancaranya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru, Abdul Gani Wael, menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan wujud nyata dari kerukunan umat beragama.
“Doa lintas agama ini menjadi simbol penghormatan dan penghargaan satu sama lain, serta sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan agar kegiatan ini diberi kemudahan dan kesuksesan.” Ujar Abdul Gani Wael
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dr. Muhammad Mukadar, S.Ag., MA.Pd, dalam kesempatan terpisah, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.
Ia menyatakan bahwa doa lintas agama ini adalah bentuk nyata dari peran FKUB, Kementerian Agama, dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Buru.
Peluncuran Desa Sadar Kerukunan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Buru untuk terus menjaga dan memperkuat hubungan harmonis antarumat beragama.